Minggu, 28 April 2013

Dampak Perkembangan IPTEK terhadap kehidupan manusia



Pada zaman yang modern dan serba canggih ini begitu banyak dampak perkembangan IPTEK bagi kehidupan manusia mulai dari: ekonomi, social, budaya, pendidikan, dll. Memang sejak zaman dahulu teknologi sudah ada akan tetapi tidak merajalela seperti zaman sekarang ini. Jika pada zaman dahulu tidak semua orang mengetahui teknologi karena keterbatasannya. Akan tetapi pada zaman sekarang jika orang tidak mengetahui teknologi atau ketinggalan teknologi orang lain akan mengetakan “kita ketinggalan zaman”.
Dapat kita lihat banyak orang-orang yang menggunakan gadget – gadget yang cangih bila gadgetnya lupa saja tidak di bawa orang tersebut akan kebingungan dan pulang untuk mengambilnya karena itu penting bagi mereka untuk berkomunikasi, mengerjaka tugas, dan berjualan.Dengan adanya teknologi yang serba canggih ini kita dapat memanfaatkannya dalam hal yang positif contohnya jualan melaluai jejaring social jika barangnya sudah laku maka akan bertambah penghasilan kita.
 Dengan menggunakan IPTEK akan mempermudah dan memperlancar setiap kebutuhan perekonomian . contohnya saja dengan adanya kalkulator memepermudah perhitungan, adanya gadget mempermudah dan mempercepat penyampaian komunikasi (jual-beli secara online seperti contoh di atas), juga dapat memprediksi secara grafik naik turunnya ekonomi secara periodik, memper mudah pengetikan secara praktis dengan menggunakan computer dan dengan menggunakan laptop jadi lebih praktis dan mudah dibawa kemana-mana.
Dengan IPTEK seakan dunia dalam genggaman kita, karena setiap saat kita bisa mengetahui perkembangan ekonomi secara actual contohnya: perkemangan bursa saham (naik turunnya saham), naik turunnya valuta asing (perkembangan valuta asing), belanja secara online, mengetahui harga minyak dunia dan masih banyak lagi. Ada juga kelemahannya dengan adanya IPTEK yang begitu canggih sebagian masyarakat cendrung menjadi malas contohnya: anak-anak sekolah bermain game online tanpa batas waktu dan akhirnya membuang waktu mereka sia-sia mereka menjadi lupa mengerjakan tugas sekolahnya.


Rabu, 20 Maret 2013

Matematika & IAD

                           
                             Bagaimana manusia selalu berusaha memuaskan keingintahuannya?

     Manusia selalu berusaha memuaskan keingintahuannya yaitu dengan cara bertanya dan mencari tahu apa yang ia belum ketahui. Mayoritas manusia memiliki rasa keingintahuan yang tinggi oleh sebab itu bertambahlah ilmu dan pengetahuan yang mereka miliki. Mengapa mausia memiliki rasa ingin tahu karena manusia mempunyai akal dan fikiran. Manusia selalu bertanya terus-menerus samapai mendapatkan jabawan yang pas dan tepat. Manusia bertanya dan mencari tahu dari apa yang telah ia lihat dan yang ia anggap sesuatu itu asing dilihat, dirasa sesuatu itu asing baginya dan di dengarnya dari situlah muncul pertanyaan-pertanyaan mengapa,bagaimana dan kenapa.

    Seperti halnya anak kecil (batita) ia selalu bertanya kepada orang yang lebih tua darinya "ini kenapa bisa seperti itu?". Perhatikan jika anak kecil sedang bertanya dan tidak di jawab, maka ia akan marah kalau tidak marah ia akan bertanya terus menerus samapai pertanyaannya di jawab. Sama halnya seperti remaja, orang dewasa, bahkan orang tua ketika ia bertanya dan tidak di jawab pertanyaannya ia akan marah "kenapa saya bertanya tidak di jawab". Kita bertanya dan mendapatkan jawaban dari siapapun itu dan tidak memandang  usia, baik dia lebih muda sekalipun dari usia kita tatapi jika ilmunya banyak kita jangan sungkan untuk bertanya jika kita tidak mengerti.

    Contohnya ada anak kecil bertanya kepada kakaknya karena ia heran dan ingin tahu oleh karena itu ia bertanya kepada kakaknya "kakak kenapa bisa terjadi siang dan malam?" lalu kakaknya menjawab. "Siang terjadi saat matahari terbit dan malam menjelang saat matahari mulai terbenam" adiknya bertanya lagi kenapa matahari bisa terbit? matahari bisa terbit dan terbenam karena bumi kita adalah salah satu planet yang mengitari matahari, ketika bumi berhadapan dengan matahari inilah area siang, seiring dengan perputaran bumi yang tadinya berhadapan dengan matahari kemudian berputar dan membelakangi matahari terjadilah malam.

    Jika ia tidak puas dengan jawaban dari pertanyaannya maka ia akan mencari tau sendiri dengan cara menyelidiki dan mencari tau sendiri dengan cara menyelidiki dan mengamati. Dari situlah pengetahuan yang ia dapat akan semakin bertambah dan informasi yang ia cari dari pertanyaan itu akan semakin bertambah banyak. Dengan menyelidiki kita jadi tau pusat permasalahannya dan dengan mengamati terus-menerus kita jadi tau langkah-langkah dari inti permasalahann itu sendiri.

    Contohnya ketika teman kita yang tadinya dekat sekali dengan kita tiba-tiba menjauh dan berubah begitu saja tanpa adanya sebab. Kita mencari tau kenapa kok teman kita bisa berubah seperti itu? kita mencari tau dengan cara menyelidiki dan mengamati teman kita tanpa sepengetahuan teman kita. Sebelum menyelidiki lebih lanjut sebaiknya tanya terlebih dahulu kepada teman kita “kenapa sekarang kamu agak menjauh sama saya?” kalau jawabannya tidak masuk akal dan mencurigakan kita harus waspada walau sekalipun itu teman dekat kita, Segera menyelidiki dan mengamatinya dengan cara mengikuti teman kita pergi. Jika sudah melakukan penyelidikan dan mendapatkan hasilnya, ternyata teman kita jalan bareng dengan mantan kita dan selang waktu dua minggu teman kita jalan bareng dengan mantan kita, padahal sebelumnya ia bilang kepada saya bahwa ia tidak akan merebut mantan dan pacar saya. Dari situlah kita jadi tau mengapa teman kita berubah.

    Manusia pada dasarnya ingin memuaskan dirinya dari rasa penasaran dan keingin tahuannya, itulah manusia berusaha mencari jawaban. Dengan mendapat jawaban yang benar dari pertanyaan-pertanyaan atas rasa keingin tahuannya tersebut akan mempermudah jalan kehidupannya. 

Sabtu, 26 Januari 2013

Manusia dan Kegelisahan

   Kegelisahan berasal dari kata gelisah yang berarti tidak tentram hatinya, selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar dan cemas. Banyak yang menilai kegelisahan ada macam-macam diantaranya adalah kegelisahan negatif dan positif`: 1. Kegelisahan negatif: kegelisahan yang berlebihan atau yang melewati batas. 2. Kegelisahan positif: dasar kegelisahan atua sebagai kesadaran yang dapat menjadi spirit dalam memecahkan banyak masalah.
   Peneyebab orang gelisah, ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan orang menjadi gelisah. Diantaranya:
  • Panik, adalah sebuah Perasaan dari ketakutan dan kecemasan.
  • Kesulitan ekonomi, meruopakan kesulitan yang dialami seseorang merasakan kondisi sulit dalam kehidupan ekonomi.
  • Persiapan yang tidak matang, segala sesuatau yang dilakukan harus dengan persiapan yang matang. Apabila kita sedang melakukan sesuatu tetapi belum ada persiapan yang matang, akan terjadi kegelisahan.
   Usaha untuk mengatasi kegelisahan,yaitu:
  • Tenang, untuk mengontrol perasaan menjadi rileks.
  • Intropeksi diri, untuk membantu menghilangkan perasaan gelisah.
  • Berserah diri kepada Tuhan, apabila kita berserah diri kepada Tuhan akan ada jalan keluar dari kegelisahan yang kita alami.
  • Cerita kepada seseorang, ceritalah kepada orang yang dekat dengan anda dan dapat di percaya . Permasalahan yang sedang dialami bisa mendapatkan saran dan pendapat.

    Hal positif yang akan diterapakan dalam kehidupan sehari-hari:
  1. Jika ingin melakukan segala sesuatu harus dengan persiapan yang matang.
  2. Bersikaplah tenang jika sedang menghadapi masalah atau segala sesuatu.
  3. Selalu berserah diri kepada Tuhan. 
    Hal negatif yang akan dihindari dalam kehidupan sehari-hari:
  1. Jangan tergesa-gesa jika sedang menyelesaikan suatu masalah.
  2. Dalam bekerja tidak fokus dan fikirannya bercabang-cabang.
  3. Mengasingkan diri dari lingkungan.
  

Manusia dan Kegelisahan

Jumat, 25 Januari 2013

Manusia dan Tanggung jawab

  Tanggung jawab menurut kamus umum bahasa Indonesia adalah, berkewajiban menanggung, memikul tanggung jawab, menanggung segala sesuatunyan dan menanggung akibatnya. Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak di sengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran dan menanggung akibatnya. Contohnya: seorang pelajar mempunyai kewajiban yaitu belajar. Bila ia belajar , maka hal itu berarti ia telah memenuhi kewajibannya dan juga ia telah bertanggung jawabatas kewajibannya. Saat ujian ia medapatkan nilai A,B atau itulah kadar pertanggung jawabannya atau hasil yang ia dapatkan. Jika seorang pelajar malas belajar dan ia sadar akan hal itu, tetapi ia tetap tidak mau belajar dengan alasan capek, tidak enak badan, dan selalu memiliki alasan untuk tidak belajar. Padahal ia menghadapi ujian akhir semester, ini berarti si pelajar tersebut tidak memenuhi kewajibannya dan ia tidak bertanggung jawab pada dirinya sendiri.   
   Seorang mau bertanggung jawab karena ada kesadaran atau keinsafan, pengertian atas segala perbuatan dan akibatnya atas kepentingan pihak lain. Manusia tidak boleh berbuat semuanya terhadap manuis lain dan terhadap alam lingkungannya. Manusia menciptakan keserasian, keselarasan, keseimbangan antar sesama manusia dan lingkungan sekitarnya.
   Tanggung jawab itu bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian kehidupan manusia, bahwa setiap manusia pasti dibebani dengan tanggung jawab. Apabila ia tidak mau bertanggung jawab, maka ada pihak lain yang memaksakan tanggung jawab itu. Dengan demikian tanggung jawab itu dapat dilihat dari dua sisi, yaitu dari sisi pihak yang berbuat dan dari sisi kepentingan pihak lain dan sisi si pembuat ia harus menyadari akibat perbuatannya itu dan ia harus memulihkan keadaannya dalam keadaan baik.  
   Orang yang bertanggung jawab adalah ciri manusia yang beradab (berbudaya). Manusia merasa bertanggung jawab karena ia menyadari akibat baik dan buruk perbuatannya, dan menyadari pula bahwa pihak lain memerlukan pengorbanannya. Untuk memperoleh atau meningkatkan tanggung jawannya perlu usaha memlalu pendidikan penyuluhan , keteladanan dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.



    Hal positif yang akan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari:
  1. Beratanggung jawab akan hidupnya dan dirinya sendiri.
  2. Sebagai seorang pelajar harus belajar dengan sungguh-sungguh.
  3. Menolong orang lain dengan ikhlas
    Hal negatif yang akan dihindari dalam kehidupan sehari-hari:
  1. Tidak bertanggung jawab dengan hal yang telah diperbuatnya
  2. Menolong orang lain dan meminta imbalan

Manusia dan Harapan

   Harapan adalah keyakinan emosional yang dimiliki setiap manusia kemungkinan hasil positif yang di dapatkan. Setiap manusia pasti memiliki harapan yang positif bagi diri sendiri maupun disekitarnya (lingkungan), akan tetapi harapan itu sendiri ada yang langsung di kabulkan dan ada juga yang dikabulkannya secara bertahap. Kita sebagai manusia meminta harapan kepada Yang Maha Kuasa yaitu Allah, dengan cara berdoa dan berusaha. Tanpa usaha kita tidak akan mendapatkan hasil apa-apa dan dengan berdoa hasilnya akan maksimal dan lebih baik.
 Contoh harapan:
  • Siswa-siswi yang akan melaksanakan ujian harapannya lulus.
  • Orang tua ingin anaknya menjadi anak yang soleh-selehah dan berbudi pekerti luhur.
  • Jika sedang uts  dan uas mahasiswa-mahasiswi ingin mendapatkan nilai yang bagus.
   Menurut kodratnya, manusia adalah makhluk sosial. Dalam diri manusia masing-masing sudah terjelma sifat, kodrat pembawaan clan kemampuan untuk hidup bergaul, hidup bermasyarakat atau hidup bersama dengan manusia lain. Dengan kodrat ini, maka manusia mempunyai harapan dan dorongan kebutuhan hidup. Sudah kodrat anusia mempunyai bermacam-macam kebutuhan hidup. Kebutuhan dalam garis besarnya dapat dibedakan atas: kebutuhan jasmani dab kebutuhan rohani. Kebutuhan jasmaniah misalnya: makan, minum, pakaian, dan rumah (sandang, pangan dan papan). Kebutuhan rohani misalnya: ketenangan, hiburan dan keberhasilan. Untuk memenuhi semua kebutuhan itu manusia bekerja sama dengan manusia lain hal ini disebabkan kemampuan manusia sangat terbatas baik jasmani maupun rohani.
 Manusia tidak luput dari peragaulan hidupnya, ada dua hal yang mendorong manusia bergaul dengan manusia lain yaitu:  
  1. Dorogan kodrat. Kodrat adalah sifat, keadaan, atau pembawaan alamiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia diciptakan Tuhan. Dorongan kodrat menyebabkan manusia mempunyai keinginan atau harapan, misalnya menangis, tertawa, dan sebagainya.
  2. Dorongan kebutuhan hidup. Kebutuhan hidup secara garis besar dapat dibedakan menjdai kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani. Kebutuhan jasmani misalnya makan dan minum. Kebutuhan rohani misalnya ketenangan. Dengan adanya dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup maka manusia mempunyai harapan. Pada hakikatnya harapan adalah keinginan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. 
    Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, doa adalah   permohonan kepada Tuhan YME. Jadi doa adalah suatau permohanan yang ditujukan kepada Tuhan yang didalamnya ada harapan dan permintaan. Setiap orang yang beragama pasti berdoa, doa menjadi bagian penting bagi kehidupan manusia yang beragama. Pengertian doa menurut agama islam. Menurtut syari'at, Do'a adalah memohon dan meminta pertolongan pada Allah SWT, serta memohon sesuatu yang bermanfaat dan memohon terbebas dari sesuatu yang memadhartkan. Pengertian doa menurut agama kristen. Menurut Xavier Leon – Dufour, dalam bukunya ensiklopedi perjanjian baru doa dalam bahasa Yunani mempunyai beberapa arti diantaranya adalah (aiteo ; meminta) (deomai ; menegaskan kebutuhan konkret) (erotao ; menghimbau). Kata kata ini baik di bidang profane maupun keagamaan namun mengandung ide meminta dengan sangat, berdoa dan mengemis.


   Kepercayaan  berasal dari kata percaya, artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran. Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran. Jadi kesimpulannya adalah kepercayaan merupakan satu keyakinan pada sesuatu hingga mengakibatkan penyembahan, sama ada kepada Tuhan, roh atau lainnya. 


   Hal posotif yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari:

  1. Berdoa dan memintalah kepada Allah SWT
  2. Dalam hidup ini manusia harus mempunyai harapan
   Hal negatif yang akan dihindari dalam kehidupan sehari-hari:
  1. menyekutukan Allah SWT  
  2. Tidak memiliki keyakinan hidup
  3. Tidak mempunyai harapan dalam hidupnya

Selasa, 22 Januari 2013

Manusia dan Pandangan hidup

   Pada perkuliahan tanggal 12 januari 2013 saya akan menceritakan dan memaparkan ulang tentang "Manusia dan Pandangan hidup".

 Manusia adalah makhluk ciptaan Allah yang diberikan akal untuk berfikir dan budi pekerti ialah tingkah laku, yang diserap melalui fikiran dan kemudian di tuangkan melalui tingkah laku. Manusia diberikan kelebihan khusus yang berbeda dengan makhluk ciptaan lain-Nya,   Cara berfikir dan pandangan hidup setiap manusia itu berbeda-beda, bagaimana ia melihat, merespon dan menyikapinya.
  Setiap manusia pasti memiliki pandangan hidup yang berbeda antar satu manusia dengan yang lainnya. Pandangan hidup itu sendiri bersifat kodrati, karena itu menentukan masa depan setiap sendiri-sendiri. Pengertian pandangan hidup ialah pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, arahan, pedoman, dan petunjuk di dunia. Pendapat dan pertimbangan merupakan pengalaman sejarah dan pengalaman hidup menurut waktu atau tempat kejadian. 3 macam pandangan hidup dapat di klasifikasikan berdasarkan asalnya:  
               1. Pandangan hidup yang berupa ideologi, yang di sesuaikan dengan norma                             dan kebudayaan di negara tersebut.
                 2. Pandangan hidup yang berasal dari agama, yang mutlak kebenarannya.
                 3. Pandangan hidup hasil renungan, yang relatif kebenarannya.

Langkah-langkah berpandangan hidup yang baik:

 1. Mengenal
          Kenali diri sendiri seperti apa dan bagaimana untuk menyesuaikan dengan diri kita           sendiri dan lingkungan sekitar.
  2. Mengerti
          Mengerti apa yang telah kita lakukan dan apa yang telah diri kita kerjakan.
  3. Meyakini
          Dalam melakukan suatu pekerjaan kita harus meyakini dengan hati yang bersih dan             berserah diri kepada kita harus, insyallah kita akan diberikan yang terbaik oleh Allah.
    4. Mengabdi
          Setelah apa yang tadi disebutkan telah kita kerjakan dan lakukan tinggal kita                     mengabdikannya kepada kedua orang tua kita tentunya yang kita sayangi dan                       kepada negara kita tercinta.



Hal positif yang akan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari:
  1. Saya selalu ingat perkataan dari "orang-orang yang sudah berhasil" jika ingin sukses dan hidup sejahtera sayangilah ibu-mu.
  2.  Meyakini dengan hati bersih dan ikhlas apa yang kita impikan suatu saat nanti insyallah pasti tercapai.
Hal negatif yang akan dihindari dalam kehidupan sehari-hari:
  1. Putus asa jika yang kita harapkan tidak sesuai dengan yang diharapkan.
  2. Tidak berusaha hanya diam saja ditempat, tetapi memiliki impian yang banyak.
  3. Sudah berusaha tetapi tidak disertai dengan doa maka sia-sia.